caving pertamaku

poto caving
Salam Lestari… !
14-15 Juni 2013 saya bersama WAPALA Melaksanakan Latihan caving atau susur goa . Bertempat di Goa Petruk yang berada kawasan Objek Wisata Desa Candirenggo kabupaten Kebumen, diikuti oleh sekitar 20 anggota WAPALA STT Telematika Telkom.
Acara dimulai Pukul 16.00 WIB dengan apel pelepasan tim ekspedisi oleh pihak kampus yang dilepas oleh direktur STT Telematika Telkom Basoeki Widyono,ST,.MM beserta para dosennya. kemudian dilanjutkan pemberangkatan pukul 17.00 WIB, kurang lebih dibutuhkan 2,5 jam perjalanan menggunakan mini bus untuk sampai dilokasi. sesampai di Basecamp yaitu tempat yang digunakan tim untuk penginapan, tim langsung bergegas mempersiapkan jamuan malam bersama, setelah itu kegiatan dilanjutkan breafing dan pemberian materi dasar tentang caving (susur goa) untuk esok harinya, mas Adit dan Mas Farlan bertindak sebagai pemateri yang sengaja didatangkan dari Mapala Jagrawecya Fak. Ekonomi Unsoed, banyak hal yang diberikannya mengenai goa salah-satunya yaitu aspek geologi, terutama bagaimana awal goa itu terbentuk, di daerah mana bisa ditemukan, sifat batuannya, jenis goa, dan sebagainya. dengan dasar pengetahuan ini, caver (penelusur Goa) bisa dengan mudah menemukan goa sebab, mereka hanya akan mendatangi wilayah yang banyak terdapat batu gamping. Secara teori demikianlah adanya, goa banyak terdapat di kawasan batu gamping(karst). Berbekal pengetahuan itu pula jika bisa membaca peta geologi, maka di mana saja sebaran daerah karst, disana tujuan yang tepat untuk perjalanan melakukan ekspedisi.
aspek lain yang tak kalah penting adalah bilogi goa (biospeleologi). Memang tak harus menjadi ahli bi0logi dulu baru bisa menekuni caving. tapi paling tidak dengan modal baca-baca dulu, penelusur goa bisa membandingkan flora fauna antara goa yang satu dengan lainnya, atau mungkin dia menemukan spesimen baru yang bisa menambah khasanah pengetahuan bilogi goa di Indonesia. Begitulah ujar salah satu pemateri pada pembekalan materi susur goa.
pelatihan caving(susur goa) dilaksanakan pada hari sabtu di mulai pukul 08.30-15.30 WIB. tim instruktur yang terdiri dari 2 orang Mapala jagrawecya Fak. Ekonomi Unsoed mulai memberikan pelatihan, tim ekspedisi yang dibagi 2 tim mulai bergerak ke dalam goa yang diawali oleh tim pertama kemudian disusul limabelas menit kemudian oleh tim kedua secara hati dan perlahan kedua tim mulai menyusuri goa petruk yang memiliki panjang lorong kurang lebih sekitar 2000 M di lorong kanan dan 664 M di lorong kiri. Banyak keunikan di dalamnya yang kami jumpai mulai dari fauna goa yang beradaftasi dengan lingkungan gelap abadi tak hanya terbilang puluhan atau ratusan, tapi ribuan tahun. Mereka berevolusi disesuaikan dengan alamnya yang gelap gulita, kemudian berbagai ornamen menarik yang terbentuk dari tetesan air atau yang biasa disebut dengan stalaktit dan stalakmit.
masuk goa memang bukan hanya sekedar masuk dan mengagumi keindahan di dalamnya saja. terlebih dari itu hal yang paling penting yaitu ikut menjaga dan melestarikan keaslian goa tersebut karena itu merupakan tugas kita bersama demi terciptanya kearifan alam dan kelangsungan hidup anak dan cucu kita nanti.
Pelatihan berakhir pukul 15.30 WIB setelah kedua tim menyusuri goa sekitar 800 M, serangkaian pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang caving (susur goa) khususnya dan pelestarian alam pada umumnya.
banyak hal baru yang sebelumnya tak pernah ku ketahui terimakasih buat mas adit dan mas farlan yang telah membimbing kami sampai acara selesai.
mudah-mudahan pengalaman ini akan berlanjut di gua selanjutnya yang lebih bagus 😀

Iklan